...CINTA VS AKAR PAHIT...
Seorang sahabat tercinta pernah bilang, “Harapkan dan lakukanlah yang terbaik”. Kalau inget kata-kata itu bikin gue mengenang kembali masa 6 tahun silam, waktu dia menguatkan ketika gue dalam masa-masa pergumulan melewati 2 tahun masa kerja, pengalaman pertama gue, setelah gue lulus kuliah. HSBC telah memberikan banyak kenangan buat gue!!! (Hehehe tapi bukan pengalaman mengasyikan dari segi pekerjaan)
Waktu itu gue sedikitpun nggak seneng dengan paper work yang gue kerjain dari hari ke hari, kerja di sana membosankan. Apa sih yang bisa diharepin dari kerja di Bank??? Sangat monoton!!! Itu bener banget!!! Tapi anehnya gue mampu melewati itu semua sampai hampir 3 tahun. Kalau dipikir, heran juga, gue orang yang sangat dinamis bisa tahan sampai 3 tahun duduk dibelakang meja.
Finally, gue tau bahwa ternyata ada harga yang gak bisa dibayar dengan apapun di tempat itu: kenyamanan kerja, lingkungan yang sangat harmonis, dan management yang sangat profesional. Orang-orang didalemnya, yang bikin gue betah…
Jadi inget saat 3 bulan awal kerja gue, pernah nangis gara-gara pak Victor, CPC Manager gue dipindahin ke bagian Sekuritas, ngurusin saham… hiks. Padahal kalau dipikir, orangnya galak banget dan kita semua takut sama dia, ngapain kita sedih? Tapi support yang dia kasih ke kita semua LUAR BIASA!!! He is the greatest leader!!! Mungkin itu yang bikin kita sedih.
Pak Victor pergi, pak Alvian dateng, nggak kalah hebatnya!!! Agak cengengesan, tapi sayangnya dia ke kita LUAR BIASA!!! Dan orangnya really… really DOWN TO EARTH!! Teman makan semua orang di kantor, lucu dan ngegemesin kadang-kadang. Paling sebel sama gue, kalau udah gue tongkrongin diruangannya minta tanda tangan Credit Note. Hihihihi gue paling betah nongkrong diruangannya sambil nungguin CN-CN itu ditandatanganin sambil ngegangguin dia.
Mr. Alfons, boss dari segala boss di CPC, is amazing person!! Inget saat-saat terakhir menjelang kepergian gue, dia bilang “Renny, anytime you need us to come back here, we will be here waiting for you!!!” It has shown how PRECIOUS I am for them…
Tapi gue tau bahwa ITU BUKAN DUNIA GUE!!!
Dengan berat hati gue harus kehilangan mereka yang gue cintai, sampai akhirnya dalam hitungan tahun gue menemukan bahwa MARKETING is already being a part of my life.
Bener kata orang, jalan orang gak pernah mulus, pasti ada aja minus-minusnya.
Seperti beberapa hari belakangan ini gue lagi kangen banget sama suasana kerja yang dulu pernah gue rasain di HSBC.
Sekarang ini apa yang sedang terjadi pada diri gue? I do love my job, but honestly, how I feel about the people around feel likes flying somewhere, GONE!!!! Kadangkala kekecewaan yang besar membuat apa yang sudah mulai gue nikmati dan cintai hilang dalam sekejap!!! Meruntuhkan semangat dan mimpi gue dalam dunia yang mulai gue cintai.
Kalau orang lain punya ekspektasi pada gue, apa gue gak boleh punya ekspektasi yang sama?? Hah, kewajiban gue jalani, mana hak gue? Itu yang terngiang… Pernah denger gak, orang sukses di dunia bisnis yang dipegang adalah omongannya. So, ((((((((((MANA JANJINYA))))))))), orang-orang TOLOL itu yang bermasalah kenapa gue jadi kena imbas-nya?? FAIR-kah????
Kalau kata sahabat tercinta “harapkan dan lakukan yang terbaik”, semua udah gue lakuin, apalagi? Berharap??? Sudah toh!!! Lakukan??? Sudah juga toh!!! Apa lagi yang kurang gue lakukan. Dari dulu sudah tertanam, KERJA adalah BUAT TUHAN!!! Itu satu-satunya alasan kenapa gue selalu LAKUKAN YANG TERBAIK, meski apa yang gue lakukan terkadang adalah hal-hal yang tidak gue suka. Karena gue HARUS melakukan apa yang memang HARUS gue lakukan, bukan apa yang gue MAU lakukan.
Jadi inget kata kebanyakan orang, kalau cinta sama benci itu bedanya tipis, bahkan ketika cinta itu mulai terkikis, kita tak punya daya untuk berjuang, CAPEK!!!
Tapi apapun kondisinya, meski cinta itu sudah mulai hilang gue HARUS tetap lakukan yang terbaik, karena KERJA adalah BUAT TUHAN... itu standard-nya.
Kekuatiran gue hanya SATU yaitu ketika cinta itu sudah mulai habis terkikis perlahan lahan, AKAR PAHIT yang sudah tertanam akan mengalahkan segalanya dan membuat gue TIDAK BISA BERTAHAN LAGI AKAN KESETIAAN GUE. Saat itulah mungkin gue harus BERPALING dan PINDAH KE LAIN HATI. Karena mungkin saja ITU YANG TERBAIK BUAT GUE.
Lalu, siapakah yang akan diper-SALAH-kan akan hal in? Gue? Atau Mereka? Tidak ada yang disalahkan… Karena kita sama-sama tahu bahwa KEHILANGAN sudah menjadi bagian dari hidup kita, dan kita belajar dari padanya...
Well… THE JOURNEY BEGINS!!!
Waktu itu gue sedikitpun nggak seneng dengan paper work yang gue kerjain dari hari ke hari, kerja di sana membosankan. Apa sih yang bisa diharepin dari kerja di Bank??? Sangat monoton!!! Itu bener banget!!! Tapi anehnya gue mampu melewati itu semua sampai hampir 3 tahun. Kalau dipikir, heran juga, gue orang yang sangat dinamis bisa tahan sampai 3 tahun duduk dibelakang meja.
Finally, gue tau bahwa ternyata ada harga yang gak bisa dibayar dengan apapun di tempat itu: kenyamanan kerja, lingkungan yang sangat harmonis, dan management yang sangat profesional. Orang-orang didalemnya, yang bikin gue betah…
Jadi inget saat 3 bulan awal kerja gue, pernah nangis gara-gara pak Victor, CPC Manager gue dipindahin ke bagian Sekuritas, ngurusin saham… hiks. Padahal kalau dipikir, orangnya galak banget dan kita semua takut sama dia, ngapain kita sedih? Tapi support yang dia kasih ke kita semua LUAR BIASA!!! He is the greatest leader!!! Mungkin itu yang bikin kita sedih.
Pak Victor pergi, pak Alvian dateng, nggak kalah hebatnya!!! Agak cengengesan, tapi sayangnya dia ke kita LUAR BIASA!!! Dan orangnya really… really DOWN TO EARTH!! Teman makan semua orang di kantor, lucu dan ngegemesin kadang-kadang. Paling sebel sama gue, kalau udah gue tongkrongin diruangannya minta tanda tangan Credit Note. Hihihihi gue paling betah nongkrong diruangannya sambil nungguin CN-CN itu ditandatanganin sambil ngegangguin dia.
Mr. Alfons, boss dari segala boss di CPC, is amazing person!! Inget saat-saat terakhir menjelang kepergian gue, dia bilang “Renny, anytime you need us to come back here, we will be here waiting for you!!!” It has shown how PRECIOUS I am for them…
Tapi gue tau bahwa ITU BUKAN DUNIA GUE!!!
Dengan berat hati gue harus kehilangan mereka yang gue cintai, sampai akhirnya dalam hitungan tahun gue menemukan bahwa MARKETING is already being a part of my life.
Bener kata orang, jalan orang gak pernah mulus, pasti ada aja minus-minusnya.
Seperti beberapa hari belakangan ini gue lagi kangen banget sama suasana kerja yang dulu pernah gue rasain di HSBC.
Sekarang ini apa yang sedang terjadi pada diri gue? I do love my job, but honestly, how I feel about the people around feel likes flying somewhere, GONE!!!! Kadangkala kekecewaan yang besar membuat apa yang sudah mulai gue nikmati dan cintai hilang dalam sekejap!!! Meruntuhkan semangat dan mimpi gue dalam dunia yang mulai gue cintai.
Kalau orang lain punya ekspektasi pada gue, apa gue gak boleh punya ekspektasi yang sama?? Hah, kewajiban gue jalani, mana hak gue? Itu yang terngiang… Pernah denger gak, orang sukses di dunia bisnis yang dipegang adalah omongannya. So, ((((((((((MANA JANJINYA))))))))), orang-orang TOLOL itu yang bermasalah kenapa gue jadi kena imbas-nya?? FAIR-kah????
Kalau kata sahabat tercinta “harapkan dan lakukan yang terbaik”, semua udah gue lakuin, apalagi? Berharap??? Sudah toh!!! Lakukan??? Sudah juga toh!!! Apa lagi yang kurang gue lakukan. Dari dulu sudah tertanam, KERJA adalah BUAT TUHAN!!! Itu satu-satunya alasan kenapa gue selalu LAKUKAN YANG TERBAIK, meski apa yang gue lakukan terkadang adalah hal-hal yang tidak gue suka. Karena gue HARUS melakukan apa yang memang HARUS gue lakukan, bukan apa yang gue MAU lakukan.
Jadi inget kata kebanyakan orang, kalau cinta sama benci itu bedanya tipis, bahkan ketika cinta itu mulai terkikis, kita tak punya daya untuk berjuang, CAPEK!!!
Tapi apapun kondisinya, meski cinta itu sudah mulai hilang gue HARUS tetap lakukan yang terbaik, karena KERJA adalah BUAT TUHAN... itu standard-nya.
Kekuatiran gue hanya SATU yaitu ketika cinta itu sudah mulai habis terkikis perlahan lahan, AKAR PAHIT yang sudah tertanam akan mengalahkan segalanya dan membuat gue TIDAK BISA BERTAHAN LAGI AKAN KESETIAAN GUE. Saat itulah mungkin gue harus BERPALING dan PINDAH KE LAIN HATI. Karena mungkin saja ITU YANG TERBAIK BUAT GUE.
Lalu, siapakah yang akan diper-SALAH-kan akan hal in? Gue? Atau Mereka? Tidak ada yang disalahkan… Karena kita sama-sama tahu bahwa KEHILANGAN sudah menjadi bagian dari hidup kita, dan kita belajar dari padanya...
Well… THE JOURNEY BEGINS!!!

